Cara Pinjam Uang di Bank dan Tips agar di Setujui !
Cara Pinjam Uang di Bank dan Tips agar di Setujui !
Cara Pinjam Uang di Bank dan Tips agar di Setujui !

Cara Pinjam Uang di Bank dan Tips agar di Setujui !

SITEKNONEWS.COM – Cara Pinjam Uang di Bank dan Tips agar di Setujui ini perlu dilakukan supaya pinjaman cepat disetujui dan kebutuhan dana segera terpenuhi.

Cara Pinjam uang di bank merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan baik dlam kondisi teredesak atau memenuhi kebutuhan untuk modah usaha.

Di bandingkan dengan meminjam ke pinjol tentu pinjam ke bank lebih aman. Karena bank memiliki ijin yang sah serta berbadan hukum yang kuat. Walaupun disisi kemudahan pinjol lebih unggul di bandingkan dengan bank.

Jika di pinjol untuk mengetahui suku bunga yang dikenakan harus dilakukan dengan teliti dan jeli. Hal itu sangat berbeda dengan di bank dimana segi bunga di bank lebih transparan di bandingkan bunga pinjaman di pinjol.

Selain itu tenor yang berikan di bank lebih lama di bandingkan dengan tenor di pinjol.

Lalu bagaimana cara pinjam uang di bank? nah berikut ini akan di ulas tentang cara yang harus dilakukan jika ingin meminjam uang di bank.

Cara pinjam uang di Bank

Pada umumnya hapir semua bank memberikan persyaratan yang sama kepada nasabahnya yang ingin melakukan pinjaman uang. Persyaratan yang diberikan ini bersifat wajib dipenuhi, jika terdapat  salah satu syarat yang tidak dipenuhi maka pinjaman tidak bisa dilakukan oleh nasabah.

Berikut ini adalah beberapa dokumen yang harus dipenuhi jika ingin melakukan pinjaman dibank.

  1. Kartu Tanda Penduduk
  2. Kartu Keluarga
  3. Akta nikah
  4. NPWP
  5. Slip Gaji atau Surat berharga sebagai jaminan
  6. Fotocopy buku tabungan

Note: persyaratan ini adalah yang bersifat umum di syaratkan oleh beberapa bank di Indonesia. Tentu akan ada syarat tambahan yang berbeda di tiap Bank yang menyesuaikan dengan jenis pinjaman yang diajukan. Atau lebih jelasnya datangi bank yang diinginkan kemudian pilih jenis pinjaman yang diinginkan dan tanyakan persyaratannya.

Setelah menyiapkan semua syarat yang di perlukan tahap berikutnya adalah dengan melakukan pangajuan pinjaman ke bank.

  1. Kunjungi kantor Bank
  2. Isi formulir pinjaman
  3. Lengkapi syarat yang di berikan seperti di atas
  4. Maka pihak Bank akan memproses pangajuan pinjaman tersebut
  5. Selanjutnya akan dilakukan uji kelayakan oleh pihak bank, seperti survey lapangan dan pengecekan berkas yang di ajukan
  6. Bila di anggap memenuhi syarat maka pihak Bank akan menyetujui pinjaman yang di ajukan
  7. Tahap selanjutnya adalah penandatanganan kontrak perjanjian kredit pinjaman
  8. Berikutnya pihak bank akan mencairkan dana pinjaman yang telah diajukan ke rekening peminjam
  9. Selesai, maka dana pinjaman telah masuk di rekenign dan dapat digunakan.

Namun ingat ada tanggungan angsuran yang harus dibayar tiap bulan kepada pihak Bank.

Selain itu pahami dengan benar isi dari kontrak yang telah ditanda tangani jangan sampai timbul permasalahan dikemudian hari karena kurang teliti dalam membaca isi perjanjian kontrak kredit pinjaman.

Tips agar Pinjaman di setujui oleh Bank

Ada beberapa hal yang harsu diperhatikan ketika akan melakukan pinjaman ke bank agar proses pengajuan pinjaman dapat di ACC  atau disetujui oleh bank.

1. Pakai Jaminan

Memakai Jaminan merupakan salah satu cara agar pengajuan pinjaman dapat segera disetujui. Gunakan jaminan yang mempunyai nilai tinggi atau nilai agunan lebih tinggi di bandingkan dengan nilai pengajuan pinjaman.

Pihak bank akan melakukan pengecekan terhadapa kelayakan dan nilai barang yang dijadikan jaminan. Selain itu barang jaminan ini akan di lelang jika pihak peminjam tidak sanggup melakukan pembayaran kredit.

2. Tidak memiliki catatan hutang di lembaga apapun

Dalam proses pengajuan pinjaman pihak bank akan mengkroscheck apakah nasabah memiliki tanggungan hutang atau kredit di lembaga lain atau tidak di BI Checking. Melalui BI Checking ini pihak bank juga akan melihat riwayat pinjaman yang pernah dilakukan oleh nasabah dan juaga data skor kredit yang dimiliki apakah baik atau buruk.

Hal hal tersebut akan dijadikan pertimbangan oleh pihak Bank dalam menyetejui atau tidaknya pinjaman yang diajukan.

3. Menentukan tenor pinjaman

Tenor merupakan periode waktu pinjaman atau periode pembayaran cicilan. Semakin lama tenor maka akan semakin kecil nominal cicilan, namun bunga pinjaman akan semakin besar. Begitu pula sebaliknya.

Sebelum menentukan tenor pinjaman maka hitung dulu penghasilan tiap bulan dan kebutuhan pokok lainnya yang harus dibayar tiap bulannya.

Hitunglah dengan cermat agar tidak menimbulkan masalah lain dikemudian hari.

4. Sesuaikan pinjaman dengan kebutuhan dan kemampuan

Malakukan pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan merupakan langkah bijak yang harus dilakukan. Sebaiknya pengajuan pinjaman yang mempunyai nilai cicilan tiap bulan tidak lebih dari 30 m% dari penghasilan.

Sehingga pihak bank juga menilai jika peminjam mampu melakukan pembayaran cicilan tiap bulannya. Hal  ini akan menambah kepercayaan dari pihak bank dan kemingkinan besar pengajuan pinjaman akan di setujui.

Trending:   Cara Logout Akun Google di HP dan Laptop

5. Manfaatkan penawaran Kredit tanpa Agunan

Jika tidak memiliki jaminan maka dapat memanfaatkan fitur layanan kredit tanpa agunan.  Fitur ini memang mirip dengan layanan yang disediakan oleh pinjol. Namun suku bungan yang dibebankan biasanya lebih rendah.

Demikianlah cara pinjam uang di bank dan tips pinjam uang di bank agar cepat disetujui. Semoga artikel ini dapat membantu bagi yang ingin melakukan pinjaman di bank.

Terimakasih !