Jangan Panik, Ini Proses dan Cara Tutup Polis Asuransi
Jangan Panik, Ini Proses dan Cara Tutup Polis Asuransi

Jangan Panik, Ini Proses dan Cara Tutup Polis Asuransi

[the_ad_placement id=”bawah-judul”]

SITEKNONEWS – Mau tutup polis Asuransi? Tidak usah cemas perihal tutup polis Asuransi, ikut beberapa tips menutup polis Asuransi yang bakal di ulas secara lengkap di bawah ini.

Setiap individu yang memakai perlindungan Asuransi pasti adakalnya mengalami permasalahan. Namun semua itu tidaklah perlu di cemaskan, karena anda dapat menutup polis Asuransi yang anda gunakan.

Pengguna perlindungan Asuransi tentu sudah paham betul apa itu yang disebut dengan Polis. Polis adalah dokumen bukti kepesertaan anda dalam perlindungan Asuransi pada sebuah perusahaan Asuransi.

 

“Polis Asuransi ialah kontrak perusahaan Asuransi dengan pemegang polis. Perusahaan mempunyai kewajiban kembalikan uang bila terjadi kematian atau cacat selama saat kontrak. Pemberian uang ini dikasih ke pemohon atau pewaris berkaitan”. Sumber Asosiasi Asuransi Jiwa Indoneisa (AAJI).

Trending:   11 Produk Asuransi Mobil Terbaik dan PalingĀ dipercaya di Indonesia

 

Polis Asuransi ini merupakan jaminan dan bukti kalo anda menjadi peserta dan mendapat perlindungan baik, perlindungan kesehatan maupun jiwa dari perusahaan Asuransi yang anda ikuti. Selain itu, polis menjadi bukti anda menjadi nasabah Asuransi. Banyak kejadian, ada nasabah Asuransi yang tidak mendapat dokumen polis, tetapi mereka membayar premi Asuransi.

 

Seperti yang disampaikan di portal Asuransimunrni.com, banyak orang yang mengalami problem dalam masa berAsuransi. Mereka yang mengalami masalah ini kebnyakan tidak paham harus melakukan apa ketika ingin menutup polis Asuransinya.

 

Setelah di selidiki, ternyata inti dari masalahnya adalah karena mereka tidak menerima dokumen polis. Tetapi rekening mereka telah di autodebit untuk pembayaran Asuransi tersebut. Ini sangat merugikan, ketika nasabah ingin menggunakan dokumen polis untuk klaim Asuransi, teteapi mereka tidak memiliki dokumen polis, pasti akan semakin sulit untuk melakukan klaim.

Trending:   Asuransi Mobil ACA | Cara Klaim Asuransi Aca

 

Bagi anda yang ingin menggunakan perlindungan Asuransi, baik Asuransi jiwa, Asuransi kesehatan, Asuransi mobil atau Asuransi kendaraan bermotor, dan Asuransi lainnya perlu diperhatikan bahwa merupakan usaha periode panjang di antara Perusahaan Asuransi sebagai Penanggung dengan Pemegang Polis dan Tertanggung.

 

Pemegang polis yakni Anda sebagai nasabah, sementara tertanggung ialah perusahaan yang ditanggungkan oleh penanggung . Maka, penting untuk pahami kontrak polis ini agar bisa menghindar salah paham dan kesalahan info dari polis Asuransi semenjak polis Asuransi keluar sampai kontrak Asuransi usai.

 

Anda Sebagai pemegang polis, mempunyai hak untuk lakukan peralihan dalam polis Asuransi, peralihan seperti mengganti metode pembayaran, meng-upgrade atau down-grade polis, mengganti pewaris, terhitung tutup polis tersebut.

Jangan Panik, Ini Proses dan Cara Tutup Polis Asuransi
Jangan Panik, Ini Proses dan Cara Tutup Polis Asuransi

Cara Tutup Polis Asuransi

Ini spesial bagi Anda yang punya niat tutup polis Asuransi. Terlepas dari beragam argumen dan alasan yang memicu keputusan penutupan polis, semua memiliki perbedaan dari tiap individu yang ingin menutup polis Asuransinya.

Trending:   Mengenal Asuransi Syariah

Kekita anda menutup polis Asuransi, bisa jadi tidak akan memperoleh kembali premi yang sempat dibayarkan. Namun, ini berlaku lain bila nasabah itu menggagalkan polis sama sesuai saat yang telah disetujui.

Cara Tutup polis yang dapat Anda pakai, Berikut ulasannya:

1. Datang langsung ke kantor cabang Asuransi

Untuk menutup polis Asuransi, anda dapat mendatangi kantor cabang perusahaan Asuransi yang anda gunakan. Untuk Asuransi kesehatan, biasanya memiliki kantor cabang di beberapa kota atau wilayah.

dengan mendatangi kantor Cabang Asuransi, anda dapat sekaligus berkonsultasi lebih banyak bila ingin tutup polis Asuransi. Sekaligus Anda juga memeriksa saldo Asuransi yang telah dibayar selama ini.

 

2. Menghubungi Agen Asuransi

Cara kedua dalam menutup polis Asuransi, anda dapat meminta bantuan agen Asuransi perusahaan yang anda gunakan. Bisanya agen memiliki pengaruh lebih terhadap perusahaan Asuransi yang anda gunakan, jadi anda dapat meminta bantuan penyelesaian pentutup polis Asuransi.

Trending:   7 Keuntungan Memiliki Asuransi Dari Sekarang

Pihak agen Asuransi biasanya memberikan tahapan-tahapan untuk proses penutupan polis Asuransi, saran mereka seharusnya dapat membantu proses percepatan penutupan polis Asuransi anda.

 

3. Melalui Layanan Konsumen

Cara ketiga dalam proses tutup polis Asuransi adalah dengan menghubungi langsung layanan konsumen dari perusahaan Asuransi untuk mendapat informasi selanjutnya.

 

Anda dapat menghubungi layanan konsumen melalui nomor teleponnya, atau e-mail, dan selanjutnya adalah mengonfirmasi data kepesertaan anda.

 

Layanan konsumen akan melakuan verifikasi data kepesertaan anda, dengan menyakan beberpa data penting. Proses klarifikasi itu dilaksanakan sekali saja. Sesudah beberapa data nasabah diverifikasi, Anda akan mendapatkan nomor TIN (Telepon Identification Number) dari bagian layanan konsumen. Lantas, proses penutupan polis dapat dilanjutkan ke tahapan seterusnya.

 

Setelah data berhasil diverifikasi, anda perlu menyampaikan tujuan pentutupan polis. Tentukan sistem pengiriman arsip yakni, melalui e-mail atau langsung ke alamat rumah. Seterusnya, anda dapat kirimkan semua syarat ke kantor pusat dan tunggu sampai mendapatkan pernyataan seterusnya.

Trending:   Cara Klaim Asuransi Kebakaran

 

4. Datang Langsung ke Kantor Pusat Asuransi

Cara ke empat ini cukup efektif bila alamat tempat tinggal anda memang berada tidak terlalu jauh dari Kantor Pusat Perusahaan Asuransi yang anda gunakan. Tidak akan efektif jika anda berada jauh dari kantor pusat, karena tentu memerlukan biaya yang cukup besar.

Ketika datang ke kantor pusat Asuransi, sampaikan semua tujuan dan maksud Anda untuk tutup polis itu. Dan serahkan semua arsip syarat dan nantikan semua proses penutupan polis dijalankan. Jika ada saldo, uang akan dibalikkan lewat transfer di nomor rekening yang dipunyai.

 

5. Hentikan pembayaran

Untuk menutup polis Asuransi, anda dapat melakukan dengan menghentikan pembayaran polis. Untuk tutup polis ini, tak perlu tiba ke kantor pusat atau cabang.

Perlu dicatat, Bahwa metode tutup polis dengan menghentikan pembayaran ini hanya bisa digunakan pada produk Asuransi murni. yaitu Asuransi yang tidak memiliki nilai investasi atau nilai tunai yang bisa dikreditkan ke rekening Pemegang Polis.

Trending:   Asuransi Perjalanan atau Travel Insurance, Pahami Dulu Sebelum traveling!

 

Dan tidak berlaku untuk produk Asuransi unit link yang mempunyai nilai investasi. Kenapa tidak bisa? Karena, bila pembayaran Premi dihentikan oleh Pemegang Polis, maka premi Asuransi akan mengurangi nilai investasi yang ada. Ini terus akan dilaksanakan secara terus menurus sampai saldo nilai investasi habis.

 

Jika anda memang berniat untuk melakukan tutup polis Asuransi anda, alangkah baiknya di hitung terlebih dahulu kerugian yang ditimbulkan akibat penutupan polis.

Sumber: dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *