Informasi Pendaftaran PPDB DKI Jakarta TA 2021/2022
Informasi Pendaftaran PPDB Provinsi DKI Jakarta TA 20212022
Informasi Pendaftaran PPDB Provinsi DKI Jakarta TA 20212022

Informasi Pendaftaran PPDB DKI Jakarta TA 2021/2022

SITEKNONEWS – Informasi Pendaftaran PPDB DKI Jakarta TA 2021/2022. Info PPDB DKI Jakarta Tahun ajaran 2021-2022 khusus untuk calon pelajar baik siswa mupun siswi yang ingin bersekolah di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

PPDB Diseluruh indonesia dilaksanakan setiap tahun, baik itu jenjang SD, SMP, SMA maupun SMK. Adapun sistem penjaringan Calon Peserta Didik Baru (CPDB) dilakukan berdasarkan kebijakan masing-masing pemerintah daerah. Di Ibukota Jakarta, penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilakukan dengan sistem Online, melalui laman website yang dirancang secara khusus untuk proses penerimaan PPDB. Laman untuk pendaftaran CPDB DKI Jakarta 2021 adalah jakart.siap-ppdb.com.

Adapun proses PPDB DKI Jakarta, dilaksanan mulai tanggal 7 Juni 2021. Dan lajur registrasi yang dibuka dibagi menjadi beberpa jalur pendaftaran. Jalur pendaftaran tersebut adalah sebagai berikut :

  • Lajur Zonasi,
  • Lajur Inklusi,
  • Lajur Prestasi
  • Lajur Anak Panti, Pemegang Kartu Karyawan dan Jaklingko
  • Lajur Afirmasi Zonasi
  • Lajur Non Zonasi
  • Lajur Afirmasi Non Zonasi
  • Lajur Luar DKI

Untuk Informasi Detail tiap jalur / lajur penerimaan peserta didik baru DKI Jakarta adalah sebagai berikut :

 

I. Registrasi PPDB Propinsi DKI Jakarta Lajur Inklusi Tingkatan SD, SMP, SMA, dan SMK

A. Persyaaratan Umum

Ketetapan umum yang perlu disanggupi untuk mendaftarkan yakni :

  • Masyarakat Propinsi DKI Jakarta, diperlihatkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Propinsi DKI Jakarta dan terdaftar dalam mekanisme data kependudukan
  • Calon Peserta Didik Baru memberikan arsip syarat PPDB sesuai ketetapan ke panitia tingkat Unit Pengajaran.
  • Memberikan surat info yang menjelaskan jika Calon Peserta Didik Baru ialah peserta didik inklusi dari faksi yang mumpuni.
  • Calon Peserta Didik Baru cuman dapat pilih satu sekolah arah.

B. Syarat Calon Peserta

Syarat PPDB Calon Peserta Didik Baru pada Lajur Inklusi:

  • Untuk tingkatan SD:
    • berumur 7 (tujuh) tahun s/d 12 (dua belas) tahun
    • Calon Peserta Didik Baru yang berumur terendah 6 (enam) tahun bisa mendaftar; dan
      mempunyai akta kelahiran / surat info laporan kelahiran dari kelurahan.
  • Untuk tingkatan SMP:
    • Mempunyai SKHUN SD / SDLB / MI, DNUN Paket A atau SKYBS; dan
      berumur tertinggi 15 (lima belas) tahun
  • Untuk tingkatan SMA:
    • mempunyai SKHUN SMP / SMPLB / MTs, DNUN Paket B atau SKYBS; dan
      berumur tertinggi 21 (dua puluh satu) tahun
  • Untuk tingkatan SMK:
    • Mempunyai SKHUN SMP / SMPLB / MTs, DNUN Paket B atau SKYBS;
    • Berumur tertinggi 21 (dua puluh satu) tahun
    • Untuk calon peserta didik Inklusi, saat menentukan kapabilitas ketrampilan pada SMK sesuaikan dengan karakter tuntutan kapabilitas ketrampilan yang diputuskan.
    • Memberikan foto copy Kartu Keluarga (KK) dan menunjukkan KK aslinya.
    • Menyertakan Surat Info Anak Berkebutuhan Khusus dari Psikiater / Dokter (untuk yang mempunyai).

C. Tata Langkah Penerapan

Berikut tata langkah penerapan registrasi :

  • Calon Peserta Didik Baru tiba langsung ke sekolah arah dengan bawa arsip syarat sesuai ketetapan.
  • Calon Peserta Didik Baru isi formulir registrasi yang disiapkan oleh panitia Sekolah, dan memberikan foto copy syarat registrasi, dan menunjukkan aslinya.
  • Calon Peserta Didik Baru SMP, SMA, dan SMK memberikan fotocopi dan menunjukkan kartu peserta US untuk peserta didik yang ikuti US dan kartu peserta UN untuk peserta didik yang ikuti UN.

D. Penyeleksian Sekolah Arah

Calon Peserta Didik Baru cuman dapat pilih satu sekolah arah.

E. Dasar Dan Langkah Penyeleksian

Penyeleksian pada Unit Pengajaran SD dilaksanakan penyeleksian berdasar umur; dan
Penyeleksian pada Unit Pengajaran SMP, SMA, dan SMK dilaksanakan penyeleksian berdasar umur, rata-rata nilai USBN dan / atau SKYBS.

F. Agenda Pelaksanaan

Agenda penerapan bisa disaksikan di website sah PPDB Propinsi DKI Jakarta di alamat jakarta.siap-ppdb.com

 

G. Informasi dan Melapor Diri

  • Informasi dilaksanakan secara daring sesuai agenda yang sudah ditetapkan;
  • Calon Peserta Didik Baru yang sudah dipastikan diterima wajib melakukan melapor diri ke sekolah tujuan dengan bawa bukti registrasi;
  • Untuk sekolah yang paketnya masih sisa, karena itu tersisa paket itu dilimpahkan ke PPDB Lajur Zonesi.

II. Pendaftaran PPDB Propinsi DKI Jakarta Lajur Anak Panti, Pemegang Kartu Karyawan dan Jaklingko Tingkatan SD, SMP, SMA, dan SMK

Informasi Pendaftaran PPDB DKI Jakarta Tahun Ajaran 2021/2022 untuk Jalur Anak Panti Asuhan, Pemegang Kartu Karyawan dan Jaklingko Tingkat SD, SMP, SMA & SMK adalah sebagai berikut :

A. Ketetapan Umum

Ketetapan umum calon peserta didik baru Daerah Khusus Ibukota Jakarta adalah sebagai berikut:

Calon Peserta Didik Baru yang bisa ikuti lajur ini terbagi dalam:

  • Anak Asuh Panti;
  • Anak dari Pemegang Kartu Karyawan Jakarta;
  • Anak dari Sopir Jaklingko;

Peserta Didik Baru yang dari Anak Asuh Panti, Anak dari Pemegang Kartu Karyawan Jakarta, dan Anak dari Sopir Jaklingko dikerjakan lebih cepat dan dieksepsikan dari paket Afirmasi 20%

Anak Asuh Panti seperti diartikan pada poin di atas, bisa diterima di sekolah paling dekat dengan Panti Sosial Anak Asuh Negeri di bawah binaan Dinas Sosial Propinsi DKI Jakarta.

B. Syarat Peserta

Syarat yang perlu disanggupi bagi Calon Peserta Didik Baru (CPDB) adalah sebagai berikut :

  • Anak Asuh Panti:
    • terdaftar dalam KK Panti
    • terdaftar dalam Daftar Kelompok Anak Panti sebagai tambahan yang tidak dipisahkan dari Surat Pengakuan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang diberi tanda tangan oleh Kepala Panti Sosial Anak Asuh Negeri di bawah binaan Dinas Sosial Propinsi DKI Jakarta; dan
    • menyertakan Surat Pengakuan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) seperti diartikan pada poin diatas yang dibubuhi materai Rp. 6.000,-.
  • Terdaftar dalam Kartu Keluarga Pemegang Kartu Karyawan Jakarta;
  • Terdaftar dalam Kartu Keluarga Sopir Jaklingko;

 

 

III. Registrasi PPDB Propinsi DKI Jakarta Lajur Zonesi Tingkatan SD, SMP, SMA, dan SMK

A. Syarat Peserta

Syarat registrasi Calon Peserta Didik Baru CPDB DKI Jakarta adalah seperti berikut:

  • berumur 7 (tujuh) tahun
    Calon Peserta Didik Baru yang berumur terendah 6 (enam) tahun bisa mendaftarkan
  • mempunyai akta kelahiran/surat info laporan kelahiran dari kelurahan;
  • terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK).

B. Tata Langkah Penerapan

PPDB DKI Jakarta dikerjakan beberapa tahapan, yakni:

  • PPDB Lajur Zonasi;
  • PPDB Lajur Non Zonasi Tahapan Pertama; dan
  • PPDB Lajur Non Zonasi Tahapan Ke-2 .

PPDB Lajur Zonasi, dikerjakan dengan ketetapan seperti berikut :

  1. Penerapan PPDB Lajur Zonasi ditujukan untuk Calon Peserta Didik Baru yang domisili di Propinsi DKI Jakarta, diperlihatkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Propinsi DKI Jakarta dan terdaftar dalam mekanisme data kependudukan sesuai domisili sesuai zone sekolah.
  2. Paket yang disiapkan untuk PPDB Lajur Zonasi 70% (tujuh puluh %) dari daya tampung ke-2 , terbagi dalam:  80% untuk umum; dan 20% untuk afirmasi.
  3. Daya tampung ke-2  ialah daya tampung sekolah dikurangkan Calon Peserta Didik Baru yang diterima lewat Lajur Inklusi, Anak dari Yang menerima Kartu Karyawan Jakarta, anak dari Sopir Jaklingko dan Anak Panti;
  4. Calon Peserta Didik Baru yang dari Keluarga Tidak Sanggup bisa mendaftarkan pada Lajur Zonasi seperti tertera pada huruf b angka 1) dan angka 2) di atas.
  5. Opsi sekolah terbanyak 3 (tiga) sekolah dalam zone sekolah yang sudah ditetapkan;
  6. Calon Peserta Didik Baru yang diterima, harus lakukan melapor diri di sekolah opsi yang diterima sama sesuai agenda;
  7. Calon Peserta Didik Baru yang diterima sementara di sekolah opsi sepanjang proses penyeleksian tidak bisa menukar opsi sekolah;
  8. Calon Peserta Didik Baru yang diterima pada Lajur Zonasi tapi tidak melapor diri, dipastikan memundurkan diri, dan tidak bisa ikuti penyeleksian PPDB Lajur Non Zonasi Tahapan Pertama, dan cuman dapat ikuti PPDB Lajur Non  Zonasi Tahapan Ke-2 .
  9. Dalam soal masih ada paket yang tidak tercukupi pada PPDB Lajur Zonasi, karena itu paket diartikan dilimpahkan ke PPDB Lajur Non Zonasi Tahapan Pertama.

PPDB Lajur Non Zonasi Tahapan Pertama

  • PPDB DKI Jakarta TA 2021/2022 Lajur Non Zonasi Tahapan Pertama ditujukan untuk Calon Peserta Didik Baru dengan kriteria sebagai berikut:
    • Tinggal / domisili di Propinsi DKI Jakarta;
    • Tinggal / domisili di luar Propinsi DKI Jakarta; dan
    • Tidak pernah mendaftarkan atau mungkin tidak diterima pada PPDB Lajur Zonasi.

 

  • Paket yang disiapkan untuk PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Pertama sedikitnya 30% (tiga puluh %) dari daya tampung ke-2 , dengan perincian:

 

    • sedikitnya 25% (dua puluh lima %) Calon Peserta Didik Baru yang domisili di Propinsi DKI Jakarta, diperlihatkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Propinsi DKI Jakarta dan terdaftar dalam mekanisme data kependudukan , terbagi dalam:
      • 80% untuk umum;
      • 20% untuk afirmasi.
    • terbanyak 5% (lima %) Calon Peserta Didik Baru yang domisili di luar Propinsi DKI Jakarta;

 

  • Calon Peserta Didik Baru yang dari Keluarga Tidak Sanggup bisa mendaftarkan pada Lajur Non Zonesi Tahapan Pertama seperti tertera pada huruf b angka 1) butir a) dan butir b) di atas.
  • opsi sekolah terbanyak 3 (tiga) Sekolah;
  • Calon Peserta Didik Baru yang diterima, harus lakukan melapor diri di sekolah opsi yang diterima sama sesuai agenda;
  • Calon Peserta Didik Baru yang diterima sementara di sekolah opsi sepanjang proses penyeleksian tidak bisa menukar opsi sekolah;
  • Calon Peserta Didik Baru yang diterima tapi tidak melapor diri pada PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Pertama, bisa ikuti PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Ke-2 ;
  • dalam soal paket tidak tercukupi pada penerapan PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Pertama, karena itu paket diartikan dilimpahkan ke PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Ke-2 .

PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Ke-2

Berikut ini adalah tahapan PPDB Jalur Non Zonasi Tahapan Ke-2 DKI Jakarta:

  • PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Ke-2  dikerjakan jika ada tersisa paket sesudah penerapan PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Pertama;
  • PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Ke-2  cuman ditujukan untuk Calon Peserta Didik Baru yang domisili di Propinsi DKI Jakarta, diperlihatkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Propinsi DKI Jakarta dan terdaftar dalam mekanisme data kependudukan sama sesuai domisili, dengan ketetapan seperti berikut:
    • tidak diterima pada PPDB Lajur Zonesi atau PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Pertama;
    • diterima, tapi tidak melapor diri pada PPDB Lajur Zonesi atau PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Pertama;
    • tidak pernah mendaftarkan pada PPDB Lajur Zonesi atau PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Pertama.
  • Opsi sekolah terbanyak 3 (tiga) sekolah;
  • Calon Peserta Didik Baru yang diterima, harus lakukan melapor diri di sekolah opsi yang diterima sama sesuai agenda.
Trending:   Daftar Pesantren Terbaik di Indonesia Dengan Banyak Fasilitas

C. Dasar Dan Langkah Penyeleksian

Penyeleksian PPDB DKI Jakarta dilaksanakan secara daring, berdasar kriteria sebagai berikut:

  • umur paling tua ke umur termuda;
  • posisi opsi sekolah; dan
  • waktu mendaftarkan.

D. Agenda Penerapan

  • Agenda penerapan dan pelaksanaan bisa disaksikan di website sah PPDB Propinsi DKI Jakarta di alamat jakarta.siap-ppdb.com

 

E. Peralihan Pekerjaan Orang-tua / Wali

  1. Kepanitiaan PPDB memberikan fasilitas permintaan registrasi PPDB untuk Putra-Putri Petinggi Negara / Pelaksana Pemerintahan / Instansi Negara / Petinggi Pemerintahan / Aparat Sipil Negara yang mendapatkan berpindah pekerjaan dan/atau Calon Peserta Didik Baru yang terserang imbas musibah alam/sosial dengan mengecuali ketetapan batasan waktu pendataan Kartu Keluarga, bisa ikuti PPDB Lajur Zonesi atau Lajur Non Zonesi dengan persyaratan dan penyeleksian yang serupa, dan diharuskan menyertakan Surat Keputusan berpindah pekerjaan dari Lembaga dan Surat Info Domisili dari Kelurahan di tempat tanpa terbatasi
  2. Calon Peserta Didik Baru seperti itu dalam point 1 mendaftarkan langsung ke Posko PPDB Dinas Pendidikan.

IV. Registrasi PPDB Propinsi DKI Jakarta Lajur Afirmasi Zonesi Tingkatan SD, SMP, SMA, dan SMK

A. Ketetapan Umum

  • Calon Peserta Didik Baru yang bisa ikuti Lajur Afirmasi terbagi dalam:
    • Anak Asuh Panti;
    • Anak dari Pemegang Kartu Karyawan Jakarta;
    • Anak dari Sopir Jaklingko;
    • Pemegang Kartu Jakarta Pandai (KJP) atau Kartu Jakarta Pandai Plus (KJP Plus);
    • Anak yang tercatat dalam Pangkalan Data Terintegrasi (BDT) dari Dinas Sosial untuk Calon Peserta Didik Baru yang bakal mendaftarkan ke tingkatan SD.
  • Lajur Afirmasi untuk Calon Peserta Didik Baru yang dari Anak Asuh Panti, Anak dari Pemegang Kartu Karyawan Jakarta, dan Anak dari Sopir Jaklingko dikerjakan lebih cepat dan dieksepsikan dari paket Afirmasi 20%.
  • Anak Asuh Panti seperti diartikan pada angka 1 poin 1 di atas, bisa diterima di sekolah paling dekat dengan Panti Sosial Anak Asuh Negeri di bawah binaan Dinas Sosial Propinsi DKI Jakarta.
  • Lajur Afirmasi pada tingkatan SMP, SMA dan SMK untuk Calon Peserta Didik Baru yang dari Pemegang Kartu Jakarta Pandai (KJP) dan Kartu Jakarta Pandai Plus (KJP Plus) disiapkan paket 20%.
  • Lajur Afirmasi pada tingkatan SD untuk Calon Peserta Didik Baru yang terdaftar dalam BDT disiapkan paket 20%.
  • Proses penyeleksian dan informasi hasil penyeleksian dilaksanakan dengan mekanisme daring.

B. Syarat Peserta

  • Anak Asuh Panti:
    • terdaftar dalam KK Panti
    • terdaftar dalam Daftar Kelompok Anak Panti sebagai tambahan yang tidak dipisahkan dari Surat Pengakuan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang diberi tanda tangan oleh Kepala Panti Sosial Anak Asuh Negeri di bawah binaan Dinas Sosial Propinsi DKI Jakarta; dan
    • menyertakan Surat Pengakuan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) seperti diartikan pada poin 2 di atas yang dibubuhi materai Rp. 6.000,-.
  • Terdaftar dalam Kartu Keluarga Pemegang Kartu Karyawan Jakarta;
  • Terdaftar dalam Pangkalan Data Terintegrasi Dinas Sosial dan terdaftar dalam Kartu Keluarga;
  • Mempunyai Kartu Jakarta Pandai (KJP) atau Kartu Jakarta Pandai Plus (KJP Plus) yang aktif yang dari tingkatan pengajaran awalnya dan terdaftar dalam Kartu Keluarga;
  • Terdaftar dalam Kartu Keluarga Sopir Jaklingko;
  • Penuhi syarat umur seperti berikut:
  • Untuk tingkatan SMP, berumur tertinggi 15 (lima belas) tahun
  • Untuk tingkatan SMA dan SMK, berumur tertinggi 21 (dua puluh satu) tahun

 

C. Penerapan

  • PPDB Lajur Afirmasi cuman ditujukan untuk Calon Peserta Didik Baru yang domisili di Propinsi DKI Jakarta, diperlihatkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Propinsi DKI
  • Jakarta dan terdaftar dalam mekanisme data kependudukan sama sesuai domisili
  • Untuk Calon Peserta Didik Baru yang dari yang menerima KJP dan KJP Plus, bisa ajukan opsi sekolah seperti berikut:
    • Untuk SMP terbanyak 3 (tiga) sekolah sama sesuai Lajur Zone dan Lajur Non Zonesi;
    • Untuk SMA terbanyak 3 (tiga) Pecintaan sama sesuai Lajur Zone dan Lajur Non Zonesi; dan
    • Untuk SMK terbanyak 3 (tiga) Kapabilitas Ketrampilan tanpa terbatasi Zone.
  • Calon Peserta Didik Baru yang dari yang menerima KJP, KJP Plus, dan anak yang tercatat dalam BDT bisa ikuti PPDB di luar Lajur Afirmasi.
  • Informasi hasil PPDB Lajur Afirmasi dilaksanakan secara daring sesuai agenda yang sudah ditetapkan;
  • Calon Peserta Didik Baru yang diterima di sekolah arah, harus lakukan melapor diri di sekolah arah sama sesuai agenda dengan bawa bukti registrasi.
  • Calon Peserta Didik Baru yang telah lakukan melapor diri tidak bisa ikuti proses PPDB lajur lain.
  • Jika Calon Peserta Didik Baru tidak diterima di sekolah arah bisa ikuti proses PPDB lajur lain.
  • Jika Calon Peserta Didik Baru diterima di sekolah arah tapi tidak lakukan melapor diri, cuman bisa ikuti proses PPDB Lajur Non Zonesi Tahapan Ke-2 .
  • Untuk sekolah yang paketnya masih sisa, karena itu tersisa paket itu dilimpahkan ke PPDB lajur lain.

D. Agenda Penerapan

Agenda penerapan pelaksanaan PPDB DKI Jakarta TA 2021/2022 bisa disaksikan di website sah PPDB Propinsi DKI Jakarta di alamat jakarta.siap-ppdb.com

 

D. Dasar Dan Langkah Penyeleksian

  • Penyeleksian PPDB dikerjakan secara daring.
  • Unit Pengajaran mengonfirmasi arsip.
  • Dalam soal jumlah Calon Peserta Didik Baru yang mendaftarkan melewati daya tampung sekolah, karena itu penyeleksian PPDB dilaksanakan dengan posisi cara seperti berikut:
    • nilai rerata hasil US / M-BN untuk Calon Peserta Didik Baru alumnus SD / Madrasah, atau UN/UNPK untuk Calon
    • Peserta Didik Baru alumnus SMP/Madrasah;
    • posisi opsi sekolah;
    • umur Calon Peserta Didik Baru;
    • waktu mendaftarkan.

V. Pendaftaran PPDB Provinsi DKI Jakarta Jalur Non Zonasi Jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK

Berikut adalah info PPDB DKI Jakarta 2021: Alur Dan Jadwal Pendaftaran SD, SMP, SMA dan SMK secara detail.