Investasi Bodong Lamongan, Mahasiswa raup uang 3,9 miliar

Investasi Bodong Lamongan, Mahasiswa raup uang 3,9 miliar

SITEKNONEWSInvestasi Bodong Lamongan, Mahasiswa raup uang 3,9 miliar – Dengan mudus investasi seorang mahasiswa lamongan raup uang mencapai 3,9 miliar.

Investasi Bodong Lamongan, Mahasiswa raup uang 3,9 miliar

Seorang perempuan bernama samudra zahrotul  bilad yang masih berumur 21 tahun yang beralamatkan Dusun Plosolebak, Desa Tambakploso, Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan berhasil raup uang yang mencapai 3,9 miliar dengan modus penipuan investasi bodong.

Perempuan tersebut masih berstatus sebagai mahasiswa di PTN surabaya, berhasil mengelabui dua orang reselernya yang berasal dari kelurahan Sidoharjo dan kelurahan Sukorejo Lamongan. Para pelaku tersebut menjanjikan keuntungan yang besar dari uang yang di investasikan dengan waktu yang singkat.

Rinciannya adalah disetor ke Faradiba Noer Laela (25) Sebesar Rp. 2,5 Miliar dan di setor ke Intan Fadilah (23) Sebesar Rp. 1,4 Miliar. Para pelaku tersebut merupakan seorang owner dari grup Invest Yuk yang memiliki reseller Invest BY SA, Invest BY FARA dan Invest By Arumiho.

Lantaran keuntungan yang dijanjikan tidak kunjung diberikan dan merasa dirugikab dengan janji palsu maka para pelaku tersebut dilaporkan ke polisi. Berkat gerak cepat yang dilakukan pihak kepolisian lamongan maka para pelaku berhasil diamankan untuk dimintai keterangan.

Kata Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana “Sudah kita amankan, saat ini diperiksa” yang didampingi Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri kepada wartawan (Senin, 10/1/2022).

Menurut keterangan yang disampaikan oleh AKBP Miko Indrayana, modus pelaku menjanjikan keuntungan yang fantastis bagi yang menanamkan modalnya lewat pelaku, “Kalau menaruh uang modal dengan jumlah tertentu, maka nanti akan mendapatkan keuntungan tinggi dalam waktu singkat” Katanya.

Keuntungan yang janjikan hanya diberikan pada bulan pertama saja sejak korban menanamkan modalnya, Setelahnya tak ada lagi keuntungan seperti yang dijanjikan oleh pelaku. Saat ditanyakan oleh sikorban, pelaku selalu mengelak dengan seribu alasan, menurut keterangan yang diberikan oleh AKBP Miko Indrayana.

Dalam menjalankan aksinya para pelaku memiliki banyak reseller yang menyebar di barbagai daerah antara lain Lamongan, Tuban,  dan daerah lainnya, sehingga korbannya juga menyebar di berbagai daerah bukan hanya lamongan saja namun juga bojonegoro, gresik, tuban dan surabaya.

Kerugian para korban diperkirakan masih lebih besar, dan uang dari para korban dipakai untuk tambal sulam untuk mereka yang manaruh uang disana, lanjut keterangan yang diberikan oleh AKBP Miko Indrayana

Para pelaku tersebut diamankan saat menggelar acara pertemuan di salah satu tempat di jalan sunan giri, dalam acara tersebut para korban meminta pertanggung jawaban kepada pelaku atas semua uagn yang di invest kan agar dikembalikan.

Karena tak menemui titik terang, maka keributan pun tak bisa dihindarkan, yang akhirnya para pelaku di gelandang ke Mapolres Lamongan, (Minggu 9/1/2022)

Kini para pelaku tersebut sedang menjalai pemeriksaan intensif di penyidik Unit IV Pidana Ekonomi (PIDEK). Dan Sejumlah aset terduga penipuan ini terdiri dari  rumah serta 2 kendaran yakni Honda Brio dan Toyota Rush.

Terakhir, saat ini masih banyak para pelaku yang melaporkan jumlah kerugian yang dialaminya.

Trending:   Info CPNS Kabupaten Cianjur 2021 – Formasi & Jadwal Pendaftaran Dan Soal SKD