Rumus Cara menghitung Diskon !
Rumus Cara menghitung Diskon !

Rumus Cara menghitung Diskon !

SITEKNONEWS.COM – Rumus cara menghitung diskon untuk suatu barang harus di pahami, baik itu oleh pembeli atau oleh penjual barang.

Untuk pembeli memahami cara menghitung diskon agar benar-benar tau harga yang harus di bayar untuk barang tersebut.

Sedangkan untuk penjual berguna agar tepat dalam pemberian harga suatu produk dan tidak mengalami kerugian.

Secara perhitungan sederhana memang terlihat diskon akan menguntungkan pihak konsumen, karena konsumen akan mendapatkan potongan harga barang atau jasa yang di belinya.

Namun jangan salah, diskon juga akan menguntungankan pihak penjual juga karena dengan adanya diskon akan menaikkan jumlah pembeli yang otomatis akan lebih banyak produk yang terjual sehingga perputaran bisnis lebih lancar dan cepat.

 

Rumus Cara menghitung diskon berdasarkan jenis dan contoh.

Ada bebrapa jenis diskon yang di buat oleh penjual sebgai strategi penjualan. Dimana setiap jenis diskon juga memilik cara perhitungan sendiri.

Berikut ini adalah jenis dan cara perhitungan diskon:

1. Cara menghitung diskon persen

Jenis diskon persen adalah jenis yang sering kita jumpai di toko konvesional atau toko online.

Berikut ini rumus perhitungan diskon persen:

> Diskon (I%) = I% x Harga produk awal

Trending:   Tutorial Cara Convert Dokumen Word ke PDF

> Harga produk akhir = Harga produk awal – I% Diskon

Berikut ini adalah contoh perhitungan Diskon persen:

Toserba Sumber makmur menawarkan sebuah produk sepatu dengan harga Rp. 200.000 dan memberikan diskon sebesar 25%, maka harga yang harus dibayar adalah:

>  Diskon 25% = 25% x 200.000 = 50.000

>  Harga barang akhir = 200.000 – 50.000 = 150.000

Jadi harga sepatu yang harus dibayar adalah Rp. 150.000,00

Namun ada juga penjual yang membrikan penawaran diskon besar tetapi nominal maksimum diskon terbatas, misalnya diskon 25% hingga Rp. 25.000,00

Cara menghitung diskon ini hampir sama dengan perhitungan diatas. hanya saja hasil perhitungan diskon ini mempengaruhi nilai akhir yang harus dibayar atas barang atau jasa tersebut.

Contoh 1: misalnya jasa B memiliki harga Rp. 120.000,00 dengan diskon 25% hingga Rp. 25.000,00 maka perhitungannya adalah:

Trending:   Cara hapus akun gmail di Android Lengkap

Diskon (25%) = 25% x 120.000 = 30.000 (Karena nilai diskon lebih dari Rp. 25.000 maka diskon yang dihitung adalah Rp. 25.000)

Harga akhir = 120.000 – 25.000 = 95.000

Contoh 2 : Misalnya Barang C memiliki harga Rp. 90.000 dengan diskon 25% hingga Rp25.000,00 maka perhitungannya adalah:

Diskon (25%) = 25% X 90.000 = 22.500 (Karena nilai diskon kurang dari Rp. 25.000 maka diskon berlaku sesuai hitungan yaitu Rp. 22.500)

Harga akhir = 90.000 – 22.500 = 67.500

 

2. Cara menghitung Diskon Persen Ganda

Setrategi pemasaran selanjutnya adalah diskon persen ganda. Setrategi pemasaran ini biasanya mencantumkan dua persentase diskon pada suatu barang atau jasa yang dijualnya, misalnya saja diskon 50% + 10%.

Diskon seperti ini tidak bisa langsung diartikan atau dijumlahkan langsung menjadi 60%, melainkan diskon pertama di kalikan dengan harga produk awal dan diskon kedua dikalikan dengan harga produk awal di kurangi diskon pertama.

Trending:   Download MOD Yukle Com APK GTA V Mod Gratis

Rumus perhitungan diskon persen ganda adalah sebagai berikut:

> Diskon 1 (H1) = H1% x Harga produk awal

> Diskon 2 (H2) = H2% x (harga produk awal – diskon 1)

> Harga produk akhir = Harga produk awal – diskon 1 – diskon 2

 

Berikut contoh perhitungan diskon persen ganda:

Toko Sumber makmur menawarkan tas dengan harga Rp. 400.000,00 dan memberikan diskon 25% + 10%. Maka harga tas yang harus dibayar adalah:

Diskon 1 (25%) = 25% x 400.000 = 100.000

Diskon 2 (10%) = 10% x (400.000 – 100.000) = 30.000

Harga produk akhir = 400.000 – 100.000 – 30.000 = 270.000

 

Maka harga yang harus dibayar pembeli untuk mendapatkan tas tersebut adalah Rp 270.000,00.

3. Diskon Beli 1 Gratis 1

Jenis diskon selanjutnya adalah beli 1 gratis 1 dimana pembeli harus membayar secara penuh harga suatu produk, tetapi mendapatkan satu produk secara gratis.

Jenis diskon seperti ini biasanya produk yang di gratiskan adalah produk  yang mempunyai harga sama atau produk yang harganya lebih rendah.  Selain beli 1 gratis 1 ada juga promo beli 2 gratis 1 dan seterusnya, ini juga bergantung dengan setrategi pemasaran yang diterapkan sebuah toko.

Trending:   Download Video HD dan MP3 dari YouTube tanpa Install Aplikasi Dengan SS.YouTube.Com

Contohnya sebuah toserba mengelompokkan berbagai produknya dengan bermacam-macam harga dalam promo beli satu gratis 1. terdapat sepatu dengan harga Rp. 350.000.-, sandal dengan harga Rp. 100.000,-, dan kaos kaki dengan harga Rp. 20.000,-

Apabila ingin membeli sepatu dan kaos kaku maka hanya perlu membayar Rp.350.000,- , sedangkan jika ingin membeli sandal dan kaos kaki maka perlu membayar Rp. 100.000,-. jadi harga yang perlu dibayarkan adalah harga yang paling tinggi dari kedua barang yang dibeli.

 

4. Diskon pembelian selanjutnya

Perhitungan untuk diskon Pembelian Selanjutnya ini juga sebenarnya sama dengan perhitungan diskon lainnya. Hanya saja pembeli baru bisa mengambil diskon ini apabila kembali berbelanja di toko yang sama. Jenis diskon ini merupakan salah satu setrategi pemasaran yang bertujuan agar konsumen melakukan transaksi kembali.

 

5. Promo Cashback

Saat berbelanja online kita sering menemukan toko yang memberikan cashback sebagai promosi. Perhitungan cashback ini sebenarnya sama dengan perhitungan diskon lainya. Perbedaannya terletak pada pembayaran awal dilakukan secara penuh baru bisa menerima cashback.

Trending:   Price List - Daftar Harga Besi Hollow 4x6 (Tebal 0,6 mm- 2 mm)

Setelah dilakukan pembayaran secara penuh maka pihak toko akan memberikan reward yang berbentuk uang digital atau poin.

 

Nah setelah membaca ulasan di atas semoga bisa menambah pengetahuan tentang setrategi pemasaran dengan diskon dan juga bisa menghitung diskon dengan tepat.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.